Empat Insan PELNI Raih Beasiswa S2, Perkuat Kompetensi untuk Masa Depan
Belajar dan berkembang merupakan bagian penting dari perjalanan insan PELNI. Komitmen PT PELNI (Persero) dalam mengembangkan kualitas insan perusahaan terus diwujudkan secara konsisten, salah satunya melalui program beasiswa yang kembali diselenggarakan tahun ini.
Sejak pertama kali digulirkan oleh Divisi SDM pada 2009, hingga tahun 2024, program ini telah memberikan manfaat kepada 43 pegawai sebagai bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk mendorong peningkatan kapabilitas pegawai agar semakin unggul, adaptif dan mampu bersaing dalam perkembangan industri maritim serta logistik global.
Melalui Program Beasiswa S2 Pegawai Darat Tahun 2025, PT PELNI (Persero) kembali membuka peluang bagi pegawai untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Proses seleksi yang berlangsung dari November 2025 hingga April 2026 dilakukan secara komprehensif untuk menjaring kandidat terbaik yang siap berkembang bersama perusahaan.
Dari 33 peserta, empat pegawai terpilih sebagai penerima beasiswa, yaitu Kinanti Sonya, Fajar Kurnia Pratomo, Christabel Giovanny, dan Herlan. Diharapkan, mereka tidak hanya menyelesaikan studi dengan baik, tetapi juga kembali membawa semangat baru sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan strategis perusahaan ke depan.
Salah satu penerima beasiswa, Kinanti Sonya, mengungkapkan rasa senang dan bangga bisa terpilih menjadi satu dari empat penerima beasiswa. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan penting untuk terus mengembangkan diri. “Penting untuk terus meng-upgrade diri dengan ilmu dan pengetahuan yang lebih advanced, terutama untuk membantu menjawab berbagai tantangan di perusahaan, khususnya di bidang pemasaran,” ujarnya.
Setelah dinyatakan sebagai penerima beasiswa, Kinanti menambahkan bahwa dirinya masih harus mengikuti proses pendaftaran dan seleksi di universitas tujuan. Menjalani peran sebagai karyawan sekaligus mahasiswa tentu bukan hal yang mudah. Namun, Kinanti bersama tiga penerima lainnya tetap optimistis dapat menjalani proses tersebut, menyelesaikan studi tepat waktu, dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.
Antusiasme Insan PELNI terhadap pembukaan program beasiswa ini sangat tinggi dan positif. Hal ini disampaikan oleh Deasy Rahmiyati Manager Perencanaan Pembelajaran dan Pengembangan “Tingginya respons dapat dilihat dari interaksi dan umpan balik pegawai melalui PELNIdoc, Nota Dinas dan penyebaran informasi melalui WhatsApp Group (WAG),” jelasnya.
Program beasiswa ini juga dirasakan memberikan dampak langsung bagi pengembangan insan PELNI. Hal ini diungkapkan oleh salah satu penerima beasiswa, Christabel Giovanny. Menurutnya, pembelajaran yang sebelumnya lebih berbasis pengalaman kini menjadi lebih terarah ke engineering dan data. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat, seperti terkait spare part, biaya, serta kesiapan kapal. Dengan demikian, manfaat yang dirasakan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga dapat diterapkan langsung dalam pekerjaan sehari-hari.
Melalui program ini, PELNI menghadirkan ruang bagi insan perusahaan untuk terus bertumbuh sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Harapannya, semangat belajar ini dapat menular dan mendorong lebih banyak insan PELNI untuk berkembang serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan perusahaan.





