PELNI Innovation Festival (PIF) 2026 mengusung tema “Accelerating PELNI: Building Competitive Advantage Towards Sustainable Maritime Business”. Program ini menjadi salah satu wadah bagi Insan PELNI untuk menghadirkan dan mengembangkan gagasan inovatif yang dapat menjawab kebutuhan bisnis dan operasional, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.
Antusiasme insan PELNI terhadap PIF 2026 tercermin dari 63 tim yang mendaftarkan diri dan mengajukan berbagai gagasan inovasi. Dari keseluruhan proposal yang masuk, sebanyak 71,4% berada pada kategori Service & Operational Excellence. Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas operasional dan kualitas layanan menjadi salah satu fokus utama inovasi yang dikembangkan oleh Insan PELNI.
Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 12 tim terpilih untuk mengikuti tahap Pitch Deck. Pada tahap ini, masing-masing tim mempresentasikan gagasan inovasinya di hadapan dewan juri yang melakukan penilaian berdasarkan relevansi terhadap kebutuhan perusahaan, potensi manfaat, serta peluang implementasi.
Dari 12 tim yang mengikuti tahap Pitch Deck, 5 tim mengusung inovasi dalam kategori Business Strengthening & Expansion dan 7 tim dalam kategori Service & Operational Excellence. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, enam tim terbaik terpilih untuk melanjutkan perjalanan inovasinya ke tahap Bootcamp & Mentoring PIF 2026.
Kategori Business Strengthening & Expansion
- NAVIS – PELNI Revenue & Ancillary Intelligence Platform
NAVIS menghadirkan inovasi berbasis data yang dirancang untuk mendukung optimalisasi pendapatan perusahaan melalui deteksi dini revenue leakage, identifikasi pola transaksi berisiko, serta peningkatan konversi transaksi mulai dari proses booking hingga pembayaran.
- NUcycle – Optimalisasi Pengelolaan Sampah Plastik Kapal melalui Circular Economy untuk Mendukung Green Shipping
NUcycle mengusulkan sistem pengelolaan sampah plastik yang terintegrasi dan berbasis prinsip circular economy. Inovasi ini mendorong perubahan pendekatan dalam pengelolaan limbah di kapal penumpang PELNI, dari sekadar beban biaya menjadi potensi sumber nilai dan pendapatan perusahaan, sekaligus mendukung penerapan prinsip green shipping.
- iSea – PELNI Journey Hub: Inovasi Layanan Add-On PELNI
iSea mengusulkan pengembangan fitur Add-On Service pada PELNI Mobile yang mengintegrasikan layanan pick-up & drop-off serta Local Merchandise On Board dalam satu aplikasi dan satu proses transaksi. Inovasi ini diharapkan dapat memperluas pilihan layanan bagi pelanggan sekaligus membuka peluang pengembangan sumber pendapatan tambahan bagi perusahaan.
Kategori Service & Operational Excellence
- SYNCHROSHIP – PELNI Smart Voyage Assistant
SYNCHROSHIP menghadirkan PELNI Smart Voyage Assistant (PSVA), sebuah layanan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan PELNI Mobile. Inovasi ini dirancang untuk mendukung kebutuhan informasi dan pengalaman perjalanan pelanggan melalui pemanfaatan teknologi digital.
- PELNI X SIU – PELNI360: Smart Service Quality & Feedback Platform
PELNI360 merupakan inovasi yang mengintegrasikan data keluhan pelanggan, operasional layanan, serta indikator kinerja ke dalam satu platform digital. Platform ini dirancang untuk mendukung real-time monitoring, analitik, dan penyajian informasi melalui dashboard eksekutif sehingga dapat membantu perusahaan dalam memantau kualitas layanan dan menentukan langkah perbaikan secara lebih terukur.
- Go Green – Strategi Efisiensi Biaya Listrik Berbasis Green Cooling Transformation
Green Cooling Transformation merupakan inovasi pengelolaan sistem pendingin yang terintegrasi melalui tiga inisiatif utama, yaitu Refrigerant Recovery, Refrigerant Retrofit menggunakan R1270, dan Green Cooling Behavior. Inovasi ini diarahkan untuk mendukung efisiensi penggunaan energi sekaligus mendorong penerapan praktik operasional yang lebih ramah lingkungan.
Keenam tim terpilih selanjutnya akan mengikuti tahap Bootcamp & Mentoring yang dilaksanakan pada 16–18 September 2026. Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan inovasi, di mana setiap tim akan mendapatkan pendampingan untuk mematangkan gagasan, melakukan validasi, serta mengembangkan solusi melalui proses pilot project.
Selama kurang lebih delapan minggu, para peserta akan menjalani proses mentoring dan pengembangan inovasi secara intensif. Melalui tahapan tersebut, setiap tim diharapkan mampu menguji kelayakan gagasan sekaligus menyempurnakan solusi agar semakin relevan dan memiliki potensi implementasi bagi perusahaan.
Manajemen PELNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan memberikan gagasan terbaik dalam PIF 2026. Setiap ide, kolaborasi, dan semangat inovasi yang ditunjukkan merupakan bagian penting dalam membangun budaya inovasi di lingkungan perusahaan.
Melalui PIF 2026, PELNI terus mendorong Insan PELNI untuk tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga mengembangkan inovasi yang dapat memberikan dampak nyata, menciptakan nilai tambah, dan memperkuat daya saing perusahaan menuju bisnis maritim yang berkelanjutan.







