Estafet Kepemimpinan, Melanjutkan Jejak Pengabdian
Lantunan lagu Terlalu Manis karya Slank mengiringi langkah Ibu Tri Andayani, Ibu Anik Hidayati dan Bapak Robert MP Sinaga dari lantai dua menuju lobi Kantor Pusat PT PELNI (Persero). Didampingi jajaran Direksi, ketiganya disambut tepuk tangan dan salam hangat dari Insan PELNI yang telah berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir atas masa pengabdian mereka.
Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai momen tersebut. Perpisahan itu menjadi penanda berakhirnya masa tugas tiga pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan dan transformasi PT PELNI (Persero).
Tanpa seremoni yang megah, momen tersebut justru terasa semakin bermakna. Testimoni, ungkapan terima kasih, dan doa yang disampaikan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan serta warisan nilai yang akan terus menginspirasi seluruh Insan PELNI dalam melanjutkan perjalanan perusahaan.
Sebelumnya, berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada 18 Juni 2026, telah ditetapkan perubahan susunan Direksi PT PELNI (Persero). Dalam keputusan tersebut, Ibu Tri Andayani mengakhiri masa baktinya sebagai Direktur Utama dan estafet kepemimpinan diteruskan kepada Bapak Budi Setyawan Wijaya. Sementara itu, jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang sebelumnya diemban oleh Ibu Anik Hidayati dilanjutkan oleh Ibu Triswahyu Herlina. Adapun posisi Direktur Armada dan Teknik yang sebelumnya dijabat oleh Bapak Robert MP Sinaga kini dipercayakan kepada Bapak Kokok Susanto.







