PELNI Menghubungkan Nusantara, dari Penguatan Ekonomi hingga Aksi Kemanusiaan
Transportasi laut memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia, terutama di daerah kepulauan yang menghadapi tantangan aksesibilitas dan distribusi barang. Melalui layanan angkutan penumpang dan barang, PT PELNI (Persero) terus berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi antardaerah.
Ko
mitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Provinsi Kepulauan Riau yang mengangkat tema Penguatan Konektivitas Transportasi Laut dalam Mendukung Perekonomian. Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya didampingi Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Hana Suhardi turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk meninjau potensi ekonomi maritim sekaligus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam pengembangan layanan transportasi laut di Kepulauan Riau.
Sebagai provinsi kepulauan dengan sekitar 96% wilayah berupa lautan dan terdiri atas lebih dari 2.000 pulau, Kepulauan Riau memiliki kebutuhan konektivitas laut yang tinggi. Kondisi geografis ini menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama di wilayah terluar seperti Natuna yang memiliki biaya distribusi relatif lebih tinggi dibandingkan Batam sebagai salah satu pusat distribusi di kawasan tersebut.
Untuk mendukung konektivitas dan distribusi logistik di wilayah tersebut, PELNI mengoperasikan tujuh kapal yang terdiri atas tiga kapal penumpang, satu kapal perintis, satu kapal Tol Laut, dan dua kapal rede. Kehadiran layanan ini tidak hanya memfasilitasi mobilitas masyarakat antarpulau, tetapi juga mendukung kelancaran pasokan barang dan aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu indikasi manfaat konektivitas tersebut terlihat dari penurunan harga sejumlah kebutuhan pokok di Natuna, antara lain daging ayam ras, minyak goreng, tepung terigu, dan susu.
Ke depan, optimalisasi angkutan barang, khususnya melalui peningkatan muatan balik, menjadi peluang strategis untuk meningkatkan efisiensi layanan logistik maritim. Dengan volume muatan keberangkatan yang tercatat mencapai 863 TEUs, pengembangan potensi muatan dari wilayah tujuan menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan kapasitas angkut kapal. Sinergi antara PELNI, pemerintah daerah, dan pelaku usaha diperlukan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan di setiap wilayah sehingga arus logistik antarpulau dapat berjalan lebih efisien, rantai pasok semakin kuat, dan potensi ekonomi daerah berkembang secara berkelanjutan.
Selain mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi, transportasi laut juga memiliki peran penting dalam mendukung aksi kemanusiaan, terutama ketika terjadi bencana. Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI di Nusa Tenggara Timur yang turut didampingi Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo.
Sebagai bentuk dukungan terhadap
penanganan bencana, PELNI mengerahkan KM Tidar dengan tujuan Maumere untuk mengangkut bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup sembako, pakaian layak pakai, peralatan medis, selimut, tenda, matras, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan logistik darurat lainnya. Pengangkutan bantuan dilakukan secara gratis atau tanpa biaya melalui layanan Redpack dan general cargo, sebagai upaya untuk membantu memperlancar distribusi bantuan ke wilayah yang membutuhkan.
Dari penguatan konektivitas dan distribusi logistik di Kepulauan Riau hingga dukungan penyaluran bantuan kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur, PELNI terus menjalankan perannya sebagai penghubung antarpulau sekaligus bagian dari ekosistem logistik maritim Indonesia. Peran ini tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam situasi darurat dan bencana.
Melalui layanan yang terintegrasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, PELNI berkomitmen untuk terus memperkuat konektivitas Nusantara, memperluas manfaat transportasi laut, dan menghadirkan layanan yang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.





